Abdul Azis dan Dewi Pujiyati ; Di Balik Risol Mayo dan Gunting Rambut, Ada Ikhtiar Keluarga yang Tak Pernah Padam

SURAKARTA — Setiap keluarga memiliki perjuangan masing-masing dalam memenuhi kebutuhan hidup. Bagi Ibu Dewi Pujiyati, usaha kecil menjadi salah satu jalan untuk terus menguatkan perekonomian keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ibu Dewi menjalankan usaha produksi risol mayo yang kemudian dititipkan di sejumlah tempat, salah satunya angkringan di sekitar tempat tinggalnya. Dari usaha tersebut, ia berusaha mendapatkan penghasilan sedikit demi sedikit untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Dalam kondisi sehat, Ibu Dewi mampu memproduksi risol mayo dalam jumlah yang cukup banyak setiap harinya. Namun, belakangan kondisi kesehatannya sedang kurang baik sehingga produksi harus disesuaikan dengan kemampuannya. Saat ini, dalam sehari ia rata-rata mampu membuat dan menitipkan sekitar 50 biji risol mayo.

Meski jumlahnya belum banyak, Ibu Dewi tetap menjalaninya dengan penuh kesyukuran. Baginya, setiap produk yang terjual merupakan rezeki yang patut disyukuri dan menjadi bagian dari ikhtiar keluarga.

Di sisi lain, sang suami Abdul Azis juga turut berusaha membantu perekonomian keluarga. Ia membuka jasa potong rambut di sebuah kios yang berada di sekitar Museum Tumurun/Museum Tahir Solo. Penghasilan dari jasa tersebut memang belum besar, namun keluarga tetap mensyukurinya.

“Alhamdulillah, sedikit-sedikit tetap disyukuri,” menjadi semangat mereka dalam menjalani usaha.

Namun, di tengah perjuangan tersebut, keluarga ini juga sempat menghadapi ujian. Kios tempat sang suami menjalankan usaha potong rambut baru-baru ini mengalami kemalingan. Sejumlah perlengkapan utama untuk menjalankan usaha potong rambut dilaporkan hilang setelah kios dibobol.

Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri karena peralatan kerja merupakan modal penting untuk dapat kembali menjalankan usaha secara normal. Meski demikian, keluarga Ibu Dewi berusaha untuk tetap bertahan dan melanjutkan ikhtiar.

Melalui Program Bantuan Usaha Orang Tua Adik Asuh, UPZ UNS hadir memberikan dukungan kepada Ibu Dewi Pujiyati dan keluarga. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha, menambah modal, serta sedikit meringankan beban keluarga setelah menghadapi berbagai keterbatasan dan musibah.

Bantuan usaha bukan hanya tentang nominal yang diberikan. Di dalamnya terdapat harapan agar para penerima manfaat dapat terus berusaha, bertahan, dan perlahan membangun kemandirian ekonomi keluarga.

Semoga usaha risol mayo Ibu Dewi semakin berkembang, kesehatan beliau segera membaik, dan usaha potong rambut sang suami kembali berjalan dengan lancar setelah musibah yang dialami.

Karena setiap usaha yang dijalankan dengan penuh kejujuran dan kesabaran adalah bagian dari ikhtiar. Dan setiap ikhtiar, sekecil apa pun, layak untuk mendapatkan dukungan.

🤲 Semoga Allah melapangkan rezeki keluarga Ibu Dewi, mengganti setiap kehilangan dengan rezeki yang lebih baik, serta memberikan keberkahan pada setiap usaha yang dijalankan.