Laporan umum UPZ UNS Agustus 2026 : Menguatkan saat Bencana, Memberdayakan melalui Pendidikan

Agustus 2026 menjadi momentum bagi UPZ UNS untuk kembali meneguhkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen kepedulian dan pemberdayaan masyarakat. Di tengah momentum tahun ajaran baru, UPZ UNS memberikan perhatian lebih pada program beasiswa mahasiswa, sebagai bentuk dukungan agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita. Pendidikan bukan sekadar bantuan hari ini, tetapi merupakan investasi untuk membangun kemandirian dan masa depan penerima manfaat.
Pada saat yang sama, Agustus juga diwarnai dengan berbagai kondisi kebencanaan yang membutuhkan respons cepat. Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah mendorong UPZ UNS untuk hadir melalui penyaluran air bersih, sementara gempa bumi di NTT menjadi panggilan kemanusiaan untuk turut membantu masyarakat yang terdampak. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, bantuan diupayakan hadir secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
Di luar dua fokus tersebut, berbagai program rutin UPZ UNS tetap berjalan, mulai dari layanan Ambulans Gratis, santunan yatim, program Adik Asuh, dukungan pembangunan dan kemakmuran masjid, hingga program-program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah lainnya. Keberlanjutan program ini menjadi bagian penting dari komitmen UPZ UNS untuk tidak hanya hadir pada saat terjadi bencana, tetapi juga mendampingi dan memberdayakan penerima manfaat secara berkelanjutan.
Dari sisi penghimpunan, pada Agustus 2026 UPZ UNS berhasil mencapai 102% dari target, dengan penghimpunan sekitar Rp135 juta. Capaian tersebut menjadi bukti kepercayaan dan kepedulian para muzaki, donatur, serta keluarga besar UNS dan masyarakat luas. Selanjutnya, dana yang terhimpun disalurkan kembali melalui berbagai program dengan total penyaluran sekitar Rp235 juta, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat terus mengalir kepada mereka yang membutuhkan.
Rp135 Juta Terhimpun, UPZ UNS Perkuat Gerakan Zakat di Bulan Agustus

Kepercayaan masyarakat kepada UPZ UNS terus terjaga. Sepanjang Agustus 2026, penghimpunan zakat dan infak mencapai Rp135.080.876, atau 102,5% dari target Rp131.789.369. Capaian tersebut terdiri dari penghimpunan zakat sebesar Rp57.964.411 dan infak sebesar Rp77.116.465. Melampaui target menjadi sinyal positif bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial tetap tumbuh, sekaligus memperkuat peran UPZ UNS dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara amanah.
Penghimpunan pada bulan ini semakin ditopang oleh sistem donasi online, yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menunaikan zakat dan infak sekaligus memilih program yang ingin didukung. Sebanyak 493 donatur tercatat berkontribusi, terdiri atas 132 donatur umum, 75 donatur internal UNS, dan 286 peserta Auto Zakat UNS. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa kanal digital dan sistem pembayaran rutin menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga kesinambungan penghimpunan, khususnya untuk mendukung program-program yang membutuhkan respons cepat dan berkelanjutan.

Dana yang terhimpun pada Agustus diarahkan untuk mendukung program rutin sekaligus program unggulan UPZ UNS, dengan perhatian khusus pada program tanggap bencana, beasiswa mahasiswa, dan Sumur Bersih. Di tengah kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah serta bencana gempa di NTT, dukungan donatur memungkinkan UPZ UNS merespons kebutuhan kemanusiaan secara lebih cepat. Pada momentum tahun ajaran baru, dana zakat juga menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan akses pendidikan melalui program beasiswa mahasiswa, sementara program Sumur Bersih terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat.
Capaian penghimpunan Agustus sekaligus memperlihatkan bahwa zakat digital bukan sekadar perubahan cara membayar, tetapi menjadi cara baru membangun gerakan kepedulian. Dengan dukungan 493 donatur dan capaian 102,5% dari target, UPZ UNS akan terus memperkuat edukasi zakat, memperluas kemitraan, serta menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Setiap zakat dan infak yang dititipkan diharapkan dapat terus bergerak menjadi manfaa
.
Rp235 Juta Dana Zakat dan Infak Disalurkan, UPZ UNS Perkuat Pendidikan dan Respons Kemanusiaan
Surakarta, Agustus 2026 — UPZ UNS kembali menggerakkan dana zakat dan infak untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan keluarga besar Universitas Sebelas Maret. Sepanjang Agustus 2026, total dana yang disalurkan mencapai Rp235.167.221 dengan penerima manfaat sebanyak 689 jiwa. Dari jumlah tersebut, penyaluran dana zakat mencapai Rp126.508.051 kepada 369 penerima manfaat, sedangkan dana infak sebesar Rp108.659.170 kepada 320 penerima manfaat. Besarnya penyaluran dibandingkan penghimpunan bulan berjalan menunjukkan bahwa UPZ UNS tidak hanya berorientasi pada penghimpunan, tetapi juga menjaga agar dana yang telah diamanahkan dapat segera bergerak menjadi manfaat bagi penerima yang membutuhkan.
Dari sisi sasaran zakat, penyaluran terbesar diberikan kepada asnaf miskin, yaitu sebesar Rp62.331.000 kepada 232 penerima manfaat. Selanjutnya, sebesar Rp55.390.500 disalurkan untuk kelompok fisabilillah dengan 121 penerima manfaat, Rp7.245.551 untuk amil, serta Rp1.541.000 kepada 16 penerima manfaat dari kelompok fakir. Komposisi ini memperlihatkan bahwa penyaluran zakat UPZ UNS pada Agustus terutama diarahkan untuk menjawab kebutuhan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi sekaligus mendukung aktivitas kemaslahatan dan pendidikan yang masuk dalam kategori fisabilillah.

Secara program, pilar pendidikan menjadi penyaluran terbesar, mencapai Rp123.652.532 dengan 392 penerima manfaat. Program ini meliputi Beasiswa Mahasiswa, Beasiswa Adik Asuh, Beasiswa Yatim, Beasiswa Insidental, serta berbagai program pendidikan lainnya. Momentum tahun ajaran baru menjadi salah satu penggerak utama penyaluran pendidikan. Pada Agustus, UPZ UNS memberikan perhatian besar kepada mahasiswa melalui program beasiswa, termasuk proses wawancara dan verifikasi Beasiswa Subsidi UKT periode Agustus 2026–Januari 2027. Sebanyak 65 mahasiswa menerima beasiswa, dengan total bantuan yang mencapai sekitar Rp82,99 juta, mulai dari subsidi UKT hingga bantuan beasiswa insidental.
Selain pendidikan, pilar kemanusiaan memperoleh penyaluran sebesar Rp48.835.000 kepada 216 penerima manfaat. Respons kebencanaan menjadi salah satu aktivitas utama, mulai dari bantuan korban gempa di NTT hingga penyaluran air bersih bagi masyarakat yang menghadapi kekeringan. UPZ UNS juga meresmikan Sumur Bersih ke-12 di Boyolali, menyalurkan air bersih ke Desa Bojong, Wonosegoro, serta menjalankan berbagai bentuk bantuan keluarga dhuafa dan kemitraan dengan lembaga lain. Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa respons kemanusiaan UPZ UNS diarahkan tidak hanya pada bantuan sesaat, tetapi juga pada penyediaan solusi yang lebih berkelanjutan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
Pada pilar kesehatan, penyaluran mencapai Rp5.650.000 dengan 61 penerima manfaat, terutama melalui program Ambulans Gratis. Layanan ambulans juga turut mendukung kegiatan PKKMB UNS 2026 sebagai bagian dari komitmen UPZ UNS dalam memberikan layanan kesehatan dan kemanusiaan bagi masyarakat maupun sivitas akademika. Sementara itu, pilar dakwah menyalurkan Rp20.916.800 kepada 20 penerima manfaat, melalui kajian keislaman, dukungan Program Masjid Nurul Huda UNS, serta berbagai program dakwah lainnya.
Dari keseluruhan penyaluran tersebut, terdapat Rp36.112.889 untuk operasional pengelolaan, yang mencakup gaji 8 amil, operasional kantor, iuran asosiasi, serta pengembangan pengelola. Dukungan operasional ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses penghimpunan, pengelolaan, verifikasi, pelayanan, dan penyaluran dana zakat dan infak dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.
Agustus 2026 menjadi bulan yang cukup kuat dalam aktivitas program UPZ UNS. Semarak Kemerdekaan RI ke-81 dimanfaatkan tidak hanya sebagai momentum kebersamaan melalui jalan sehat dan pentas seni, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian melalui penyaluran beasiswa. Di sisi lain, isu kemanusiaan mendapat respons melalui bantuan gempa NTT dan penyaluran air bersih, sementara program Sumur Bersih terus dikembangkan sebagai solusi jangka panjang atas persoalan akses air. Rangkaian tersebut memperlihatkan karakter program UPZ UNS yang berusaha responsif terhadap kebutuhan darurat sekaligus konsisten membangun pemberdayaan jangka panjang.

Secara keseluruhan, penyaluran Agustus menunjukkan tiga arah utama gerakan UPZ UNS: pendidikan sebagai investasi masa depan, kemanusiaan sebagai respons atas kebutuhan mendesak, dan keberlanjutan program sebagai bentuk pelayanan kepada umat. Dengan total penyaluran Rp235 juta kepada 689 penerima manfaat, dana zakat dan infak tidak berhenti sebagai angka dalam laporan keuangan, tetapi bergerak menjadi beasiswa, air bersih, bantuan kebencanaan, layanan ambulans, dukungan keluarga dhuafa, aktivitas dakwah, dan berbagai manfaat lainnya. Inilah ikhtiar UPZ UNS untuk memastikan setiap amanah yang dititipkan dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat yang nyata.
Kesimpulan dan Arah Perbaikan
Secara umum, kinerja Agustus 2026 dapat dinilai positif dari sisi penghimpunan dan aktif dari sisi penyaluran. Penghimpunan berhasil mencapai 102,5% target, sementara penyaluran mampu menjangkau 689 penerima manfaat melalui berbagai program. Kekuatan utama bulan ini adalah konsistensi donatur, keberadaan Auto Zakat UNS, serta kemampuan UPZ UNS menghubungkan dana yang dihimpun dengan isu aktual seperti pendidikan, kekeringan, dan bencana gempa.
Untuk periode berikutnya, fokus perbaikan perlu diarahkan pada empat hal utama: meningkatkan jumlah dan loyalitas donatur, memperkuat kampanye digital berbasis program, meningkatkan kualitas monitoring dampak penyaluran, serta menjaga keseimbangan antara program responsif dan program pemberdayaan. Dengan demikian, penghimpunan tidak hanya meningkat secara nominal, tetapi juga menghasilkan basis donatur yang semakin kuat, sementara penyaluran tidak hanya semakin besar, tetapi juga semakin terukur dampaknya bagi penerima manfaat.
Penutup
Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga seluruh rangkaian kegiatan penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) UPZ Universitas Sebelas Maret (UNS) selama bulan Agustus 2026 dapat terlaksana dengan baik. Berbagai capaian yang telah diraih merupakan hasil sinergi antara para muzaki, munfik, donatur, sivitas akademika Universitas Sebelas Maret, mitra kerja, relawan, serta seluruh amil UPZ UNS yang senantiasa berkomitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Laporan ini disusun sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan atas amanah yang telah dipercayakan kepada UPZ UNS. Meskipun berbagai target dan program telah berjalan dengan baik, evaluasi terhadap capaian penghimpunan dan efektivitas penyaluran akan terus dilakukan sebagai dasar perbaikan dan inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan serta dampak program. Masukan, saran, dan dukungan dari seluruh pihak menjadi bagian penting dalam proses penguatan tata kelola lembaga.
Akhirnya, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, donatur, mitra, relawan, serta sivitas akademika Universitas Sebelas Maret yang telah mempercayakan penyaluran zakat dan infaknya melalui UPZ UNS. Semoga setiap amanah yang ditunaikan menjadi amal saleh yang diterima oleh Allah SWT, memberikan keberkahan bagi para pemberi maupun penerima manfaat, serta menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam menjalankan amanah untuk melayani umat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Surakarta, 3 September 2026
Catur Wibowo,S.E.
(Manajer Operasional)
Laporan pdf:
https://drive.google.com/file/d/1T5A5nzrmRD927YIVEKEG5ZB77Dy-39MA/view?usp=sharing