UPZ UNS Catat Penghimpunan Dana Rp295,5 Juta pada April 2026, Perkuat Program Pendidikan, Dakwah, dan Kemanusiaan

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali mencatat capaian positif dalam penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah selama April 2026. Dukungan civitas akademika UNS, para donatur, mitra, dan masyarakat umum terus menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program kebermanfaatan di bidang pendidikan, dakwah, kesehatan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pada April 2026, total penghimpunan dana mencapai Rp295.510.903 dari target bulanan sebesar Rp397.262.018 atau setara dengan 74% capaian target. Capaian ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat dan infak melalui UPZ UNS terus tumbuh di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.

Dari total penghimpunan tersebut, dana zakat mendominasi dengan nilai Rp155.051.372 atau sekitar 52% dari total penghimpunan, sedangkan dana infak mencapai Rp140.459.531 atau sekitar 48%. Dari sisi partisipasi donatur, tercatat sebanyak 759 donatur telah berkontribusi selama bulan April 2026, terdiri atas 365 donatur zakat dan 394 donatur infak. Tingginya partisipasi ini menunjukkan semakin kuatnya semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat melalui program-program yang dijalankan UPZ UNS.

Pada periode yang sama, UPZ UNS merealisasikan penyaluran dana sebesar Rp113.176.052 kepada total 378 penerima manfaat. Berdasarkan sumber dana, penyaluran zakat mencapai Rp47.729.721 dengan total 211 penerima manfaat, sedangkan penyaluran dana infak mencapai Rp65.446.331 kepada 167 penerima manfaat. Tingkat penyerapan dana pada bulan April tercatat sebesar 38% dari total penghimpunan bulan berjalan.

Jika ditinjau berdasarkan asnaf penerima zakat, penyaluran terbesar diarahkan kepada kelompok fisabilillah sebesar Rp16.252.500 atau sekitar 34,1% dari total penyaluran zakat dengan jumlah penerima manfaat mencapai 120 orang. Penyaluran ini mendukung berbagai program dakwah, pembinaan umat, pendidikan Islam, dan pelayanan sosial kemasyarakatan. Kelompok miskin menerima bantuan sebesar Rp10.543.800 kepada 70 penerima manfaat, sementara kelompok fakir menerima bantuan sebesar Rp1.552.000 kepada 13 penerima manfaat. Selain itu, alokasi untuk amil sebesar Rp19.381.421 digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan penghimpunan, penyaluran, administrasi, dan pengembangan kelembagaan agar pengelolaan zakat dan infak dapat berjalan secara profesional dan amanah.

Berdasarkan pilar program, sektor pendidikan menjadi fokus utama penyaluran dengan nilai Rp37.542.400 atau sekitar 33,2% dari total penyaluran dan menjangkau 196 penerima manfaat atau sekitar 50% dari total penerima manfaat keseluruhan. Bantuan pendidikan tersebut diwujudkan melalui penyaluran beasiswa mahasiswa, beasiswa relawan, beasiswa mahasiswa Asrama Masjid Nurul Huda UNS, bantuan pendidikan adik asuh, serta dukungan keberlanjutan studi bagi mahasiswa dhuafa.

Pilar dakwah menjadi sektor terbesar kedua dengan penyaluran sebesar Rp28.902.000 kepada 116 penerima manfaat. Program dakwah diarahkan untuk mendukung pembinaan keislaman, kegiatan syiar, penguatan komunitas masjid, serta berbagai kegiatan pembinaan umat. Sementara itu, sektor kesehatan menerima penyaluran sebesar Rp6.435.000 kepada 63 penerima manfaat, sektor kemanusiaan sebesar Rp3.600.000, dan sektor ekonomi sebesar Rp2.000.000 sebagai bentuk dukungan pemberdayaan usaha masyarakat kecil.
April 2026 juga menjadi bulan yang penuh dengan berbagai program unggulan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu program yang mendapat perhatian besar adalah peresmian Sumur Bersih ke-11 UPZ UNS di Dukuh Semo, Desa Gondangsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Program ini hadir sebagai solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses air, terutama saat musim kemarau. Kehadiran sumur bersih tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, menunjang aktivitas ibadah, serta membantu kebutuhan rumah tangga masyarakat sehari-hari.

UPZ UNS juga menggelar Halal Bi Halal Keluarga Besar UPZ UNS yang dihadiri berbagai unsur civitas akademika dan mitra. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNS menekankan pentingnya menjaga silaturahim, kolaborasi, dan semangat gotong royong dalam membangun kebermanfaatan sosial melalui pengelolaan zakat dan infak. Momentum ini sekaligus menjadi penguat sinergi antar pengurus, relawan, dan mitra dalam mengembangkan gerakan filantropi Islam yang lebih luas dan berkelanjutan.

Menjelang Iduladha 1447 H, UPZ UNS juga mulai memastikan kesiapan program Qurban Sampai Pelosok melalui survei wilayah distribusi, pendataan daerah minim hewan qurban, serta pengecekan kesiapan hewan qurban agar distribusi nantinya berjalan optimal dan tepat sasaran. Program ini menjadi bentuk komitmen UPZ UNS untuk menghadirkan pemerataan manfaat qurban hingga wilayah pelosok dan daerah yang minim pelaksanaan qurban.
Di bidang pendidikan dan pembinaan, UPZ UNS melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal dan Penyaluran Beasiswa Adik Asuh UPZ UNS sebagai bentuk penguatan pembinaan spiritual sekaligus dukungan pendidikan bagi anak-anak dan mahasiswa penerima manfaat. Program beasiswa yang disalurkan selama April 2026 tidak hanya membantu kebutuhan pendidikan penerima manfaat, tetapi juga diharapkan mampu membangun karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial generasi muda.

Sementara itu, dalam bidang pemberdayaan ekonomi, UPZ UNS menyalurkan bantuan usaha kepada Ibu Wijiati, orang tua salah satu adik asuh, berupa dukungan usaha Es Teh Jumbo. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi program ekonomi produktif yang bertujuan membantu keluarga penerima manfaat agar memiliki peluang meningkatkan pendapatan dan membangun usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Berbagai program yang dijalankan selama April 2026 memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Program pendidikan membantu mahasiswa dan pelajar dhuafa melanjutkan pendidikan dengan lebih tenang, program air bersih membantu masyarakat memperoleh akses sanitasi yang lebih layak, program ekonomi mulai mendorong tumbuhnya usaha kecil keluarga penerima manfaat, sedangkan program dakwah memperkuat pembinaan spiritual dan sosial masyarakat.
Meski demikian, evaluasi internal menunjukkan bahwa optimalisasi penghimpunan masih perlu terus diperkuat agar target penghimpunan bulanan dapat tercapai lebih maksimal. UPZ UNS juga terus melakukan penguatan tata kelola, peningkatan publikasi dampak program, serta pengembangan program-program produktif agar manfaat zakat dan infak semakin luas dan berkelanjutan.
UPZ UNS menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh muzaki, donatur, relawan, mitra, dan civitas akademika UNS yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui UPZ UNS. Setiap kontribusi yang diberikan telah menjadi bagian dari hadirnya air bersih bagi masyarakat, keberlanjutan pendidikan mahasiswa dan adik asuh, penguatan dakwah, bantuan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga dhuafa.
Semoga seluruh amal kebaikan para donatur diterima oleh Allah SWT dan menjadi keberkahan bagi semua pihak. UPZ UNS berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat dan infak yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Surakarta, 7 Mei 2026
Catur Wibowo, S.E.
(Manajer Operasional)
Laporan lenngkap versi PDF bisa dilihat di : https://drive.google.com/file/d/1R_rL70g4TUo6BgdrwQzNUvVHhLeBOuFb/view