UPZ UNS Salurkan Beasiswa dan Launching Bimbingan Belajar Untuk Adik Asuh dan Yatim

Unit Pengumpul Zakat Universitas Sebelas Maret (UPZ UNS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan melalui kegiatan penyaluran beasiswa dan launching program bimbingan belajar bagi adik asuh, Senin (16/2/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda UNS ini dimulai pukul 07.30 WIB dan dihadiri oleh para adik asuh beserta orang tua atau wali,serta mentor program bimbingan belajar.

Pada kesempatan tersebut, UPZ UNS menyalurkan beasiswa kepada 60 anak adik asuh yang terdiri dari 30 siswa SD yatim, 15 siswa SMP dhuafa, dan 15 siswa SMA dhuafa. Beasiswa ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus meringankan beban keluarga penerima manfaat.

Tak hanya penyaluran bantuan pendidikan, UPZ UNS juga secara resmi melaunching program bimbingan belajar sebagai bentuk pendampingan akademik bagi para adik asuh. Program ini dirancang untuk memberikan dukungan belajar yang terarah dan berkelanjutan, sehingga para penerima beasiswa tidak hanya terbantu secara finansial, tetapi juga berkembang dari sisi prestasi dan motivasi belajar.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan sesi perkenalan antara mentor dan masing-masing adik asuh. Sesi ini menjadi langkah awal dalam membangun kedekatan, komunikasi, serta pendampingan yang intensif selama program berlangsung. Kehadiran orang tua dan wali turut memperkuat sinergi antara keluarga dan lembaga dalam mendukung proses belajar anak-anak.\

Edi Santoso, Bagian Penyaluran UPZ UNS, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen lembaga dalam memberikan manfaat yang lebih luas.

“UPZ UNS tidak hanya berkomitmen membantu adik asuh melalui pemberian beasiswa, tetapi juga menghadirkan pendampingan dalam proses belajar mereka. Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dan masa depan mereka,” ujarnya.

UPZ UNS menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Dukungan para donatur menjadi bagian penting dalam menghadirkan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim dan dhuafa.